|
Sean Gelael, si pembalap harapan masa depan bangsa yang masih berusia 13 tahun, memiliki program padat pada musim 2010, baik dalam mengikuti perlombaan mau pun menjalani latihan di luar negeri. Belia yang minggu lalu tampil sebagai juara kedua kelas senior dalam kejuaraan nasional karting di sirkuit gokart Sentul, Jawa Barat, mengkhuskan diri dalam cabang reli mobil namun dalam beberapa tahun ini ia aktif dalam perlombaan go-kart. “Perlombaan gokart itu untuk lebih mengasah ketajamannya dalam berlomba dan amat bermanfaat untuk memperkuat lengan dan instink serta meningkatkan nyalinya,” kata Ricardo Gelael, Rabu, orangtua Sean yang juga juara nasional reli 2006.
Di antara program Sean untuk 2010, mengikuti kejuaraan gokart SKF Piala Dunia dan KF2 Asia Pasifik di Suzuka, Jepang, 22-23 Mei. Sebelumnya pada 20-21 Maret ia mengikuti Kejurnas Reli Borneo di Kaltim pada 20-21 Maret. Pada Juni, Sean dirancanakan mengikuti dua perlombaan gokart di Eropa dan pada bulan sama berkunjung ke pabrik mobil reli Prodrive di Ingris dan mengikuti latihan, sebelum melakukan ujicoba karting di Strawberry atau Pabrik Karting ZIP dan setelah itu berlatih di sekolah reli Irlandia. Pada tanggal 1-6 Juni dan 1-4 Juli, demikian tercantum dalam program itu, Sean kemungkinan mengikuti perlombaan KF2 dunia di Pritamao di Portugal dan Seri KF2 Eropa di Sarmo, Italia. ”Selain itu, ia mengikuti beberapa seri kejuaraan nasional karting dalam negeri dan kejuaraan karting Asia Tenggara (AKOK). Ia juga mengikuti perlombaan reli di Tanah Air termasuk seri kejuaraan junior KFC terbuka seperti yang kita lakukan empat seri tahun lalu,” kata Ricardo. Pada 2009, Sean berlatih di Finlandia pada akhir tahun dan menurut Ricardo ia menjadi perhatian pada instruktur di sana karena bakatnya yang hebat di usianya yang masih terlalu muda. "Ia berlatih tiga hari mulai pagi hingga petang bersama para pereli muda dari berbagai negara. Ia bahkan tampil tercepat pada salah satu latihan itu dan terpilih untuk tampil di Inggris," kata Ricardo. Sean ketika ditanya tentang programnya yang berat itu, mengatakan, ”Saya menyukainya dan saya akan menjalaninya.” Tentang sekolahnya? ”Tidak ada masalah karena saya tetap bersekolah,” katanya. Ricardo sendiri, berdasar konsultasi dengan para tokoh gokart dan reli dunia, menyatakan Sean seharusnya bersekolah di Eropa. ”Semua tokoh reli dan karting dunia meminta dia untuk sekolah di Eropa dan hal ini menjadi pertimbangan saya kalau Sean mau,” kata Ricardo mengomentari Sean yang juara nasional navigator 2008 dan juara reli junior KFC (open championships) 2009. (arl) |