|
Pegokart muda usia, Sean Gelael tampil cemerlang dalam kejuaraa nasional (kejurnas) Indonesian Karting Championship putaran pertama di sirkuit gokart Sentul, Bogor, Minggu (28/2). Kendati finish di posisi runner-up, namun penampilan pegokart tim Sean GP tersebut mampu memukau penonton yang memenuhi sirkuit gokart sejak pagi hingga berakhirnya lomba pada petang hari. Dalam lomba di kelas Formula Senior ini, Sean yang mengandalkan karting Vortex/Tony/MJ, berhasil menyelesaikan lomba yang berlangsung sebanyak 18 lap dengan total waktu 15:08.728, atau terpaut satu detik dari pegokart di depannya, Senna SN, yang juga setim dengan Sean. Posisi ketiga ditempati juara bertahan Ryan Anthony M, yang juga dari tim Sean GP, dengan torehan waktu 15:13.379. Ryan pun mengakui jika Sean tampil sangat cemerlang dalam lomba yang berlangsung sangat ketat tersebut.
Bagi Sean sendiri, keberhasilannya menyabet posisi runner-up ini sangat disyukuri. “Dari lap ke lap progres saya cukup bagus, sehingga saya bisa mempertahankan posisi ini,” tutur Sean tentang keberhasilannya. Namun begitu, Sean sangat menyayangkan kegagalan seniornya Zahir Ali yang terpaksa harus berhenti di lap ke-10 akibat menabrak pembatas. Saat itu, posisi Sean dan Zahir sangat ketat. Sean, bahkan selalu siap menyodok posisi Zahir. Sementara itu tentang kegagalannya menyodok posisi Senna, Sean menyatakan rekan setimnya itu memiliki jam terbang lebih tinggi ketimbang dirinya. Sehingga agak sulit mengejarnya. Namun demikian, suatu saat nanti pegokart yang juga peraih gelar nasional reli junior 2009 itu bertekad bakal mengalahkannya. Yang jelas, selain Zahir, Sean juga sukses membungkam seniornya Rama Danindro, Alexandra Asmasoebrata dan lainnya. Zahir sendiri mengakui jika penampilan Sean makin hari kian bagus. “Tehnik mengemudinya sudah jauh lebih bagus dari sebelumnya. Saya yakin, suatu saat nanti dia akan menjadi pegokart besar,” kata Zahir sehari sebelum final berlangsung. Mengomentari keberhasilan putranya, Ricardo Gelael mengaku puas dengan penampilan Sean. “Soal latihan, menurut saya normal-normal saja. Artinya, tidak terlalu full banget. Mungkin latihan reli di Finlandia beberapa waktu lalu mempengaruhi penampilan Sean di sini,” papar Ricardo.wan |